laguku

http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CC4QFjAA&url=http%3A%2F%2Flirik.kapanlagi.com%2Fartis%2Fost_full_house%2Fi_think_i_love_you&ei=

Sabtu, 13 April 2013

sejarah penting bagi diri sendiri,bangsa dan negara



SEJARAH PENTING BAGI DIRI SENDIRI,BANGSA DAN NEGARA

A.    Mengerti Sejarah untuk mengenal diri sendiri
Belajar sejarah banyak kegunaannya dalam kehidupan sekarang atau untuk masa yang akan datang. Sejarah dapat memberikan gambaran dan menjadi pedoman bagi suatu bangsa untuk melangkah dari kehidupan masa kini ke masa yang akan datang. Tiap-tiap individu pada setiap bangsa dan negara harus memiliki kesadaran akan arti pentingnya sejarah.Kesadaran sejarah merupakan dimensi yang memuat konsepsi waktu yang dimiliki manusia yang berbudaya. Kesadaran sejarah yang tercermin pada individu akan lebih bermanfaat jika bersifat kolektif, sebab sebagai ungkapan masyarakat bersama terhadap situasi yang ada, baik politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang mampu membangun perasaan senasib sebagai suatu anggota bangsa dan negara. Pengalaman yang dimiliki oleh suatu masyarakat di masa lampau merupakan pengalaman yang bernilai sejarah dan berharga bagi bangsa tersebut pada masa kini, sebab akan memberikan bantuan daya pikir dan tindakan yang bijaksana. Oleh karena itu, sejarah memiliki arti yang penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tidak adak hari esok tanpa melalui hari ini dan tidak ada hari ini tanpa hari kemarin. Demikian juga apa yang dapat diraih dan dilalui oleh kita sekarang hasil dari hari yang telah lalu juga apa yang kita perbuat hari sekarang kita akan memetik hasilnya di masa yang akan datang.Mempelajari sejarah berhubungan erat dengan manfaat sejarah bagi kehidupan manusia. Selama manusia sebagai obyek dan subyek sejarah masih mempunyai keinginan untuk mengetahui perbuatan serta peristiwa masa lampau, selama itu pula akan terasa perlu sejarah untuk dipelajari dan dimengerti. Manfaat yang dapat kita ambil dari sejarah adalah bahwa kita dapat mengkaji, bercermin, dan menilai perbuatan yang berkadar positip dan negatip. Juga kita dapat mengetahui perbuatan mana yang merupakan keberhasilan dan kegagalan. Sehingga kita akan bertindak hati-hati dalam menentukan sikap dan langkah kehidupan yang selanjutnya.
 Tepat seperti apa yang dikatakan oleh Prof Dr.Arnold Toybee dengan mempelajari jalannya sejarah, kita akan lebih memahami keadaan kita sekarang dan keadaan kita di masa yang akan datang.  Maka pada jaman kolonial Belanda Sejarah Indonesia tidak boleh dipelajari di sekolah yang diberikan adalah pelajaran sejarah Belanda. Tidak heran kemudian para Pemuda Indonesia mendewakan pahlawan belanda seperti Laksamana de Ruiter, Troms, dan Piet Hien. Mereka tidak kenal siapa itu Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, dan Pattimurra. Bangsa Belanda berpendapat bahwa dengan mengerti sejarah suatu bangsa dapat mencari, menemukan, dan menentukan jalan hidupnya secara berkesinambungan dari generasi ke generasi atau ”veredeling” dan ”cultuur overdracht.” 
 Hal senada dikatakan pula oleh Sir John Seeley dalam bukunya yang berjudul ”The Expansion of England”. Artinya kita harus mempelajari sejarah, agar kita bijaksana lebih dahulu dan kitapun menjadi tahu kemana arah jalan hidup yang harus ditempuh. Selanjutnya John Seeley mengatakan juga bahwa orang yang tidak mempelajari sejarah atau mengambil pelajaran dari sejarah adalah orang yang tidak bijaksana. Namun secara khusus manfaat sejarah pada hakekatnya adalah untuk meningkatkan pengertian dan pemahaman yang mendalam dan lebih baik tentang masa lampau dan masa sekarang demikian juga dalam interelasinya antara masa lampau dan masa sekarang. Kegunaan sejarah, para akademisi cenderung setuju dengan apa yang dikatakan oleh Nugroho Notosusanto mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu ada empat macam kegunaan sejarah yaitu bersifat edukatif, inspiratif, instruktif, dan rekreatif.
Dalam mengarungi perjalanan hidup manusia membutuhkan sauri teladan, salah satu bentuk sauri teladan yang bisa kita ambil dari sekian banyak macam dan bentuk sauri teladan yang ada salah satunya ialah sejarah. Sejarah memiliki makna perting di dalamnya baik itu nilai, etika, moral dan bahkan ilmu pengetahuan. Melalui sejarah kita mampu mengetahi kisah dan perjalanan dari kehidupan sebelum masa kita sekarang, selain itu sejarah juga memiliki pesan yang sangat yang sifatnya amanah bagi kehidupan manusia masa sekarang dan yang akan datang. Telah banyak kisah peradaban suatu bangsa yang di ceritakan oleh sejarah baik itu kisah yang bernilai positif maupun negatif, yang tentunya itu bisa kita jadikan referensi untuk merumuskan kehidupan masa sekarang dan yang akan.
Berkaitan dengan begitu pentingnya memahami sejarah bagi kehidupan Sukarno mengatakan, jangan lupakan sejarah. Pernyataan tersebut bisa diartikan, dalam segala dimensi kehidupan manusia sejarah memiliki peran nilai yang sangat penting yang tidak bisa begitu saja untuk diabaikan. Sebagai salah satu contah untuk mengetahui asal-usul dari peradaban suatu bangsa maka salah satu jalan yang bisa kita tempuh ialah melalui penuturan sejarah. Dengan mempelajari sejarah maka kita akan mengetahui sejara jelas bagaimana konsdisi bangsa ini sebelumnya, dan dengan cara seperti apa para leluhur kita terdahulu membangun peradaban di negri kita yang sekarang kita nikmati ini. Disitulah makna penting  bagi kita utamaya kaum muda untuk memahami sejarah, karena masa depan peradaban manusia sekarang dan seterusnya kitalah yang akan menentukanya.
Dalam proses kehidupan Sejarah mengajarkan dalam tiga dimensi, yaitu masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Dari setiap dimensi itu memiliki keterkaitan dan hubungan yang sangat erat dan saling mempengarui. Itulah proses kehidupan yang kemudian membentuk siklus sehingga melahirkan sebuah perdaban. kita sebagai penerus sejarah dari peradaban yang diwariskan oleh nenek moyang kita, tentunya kita bisa menentukan ataupun memilih mana yang bisa kita lakukan atau tinggalkan karna tidak perlu ditiru. Selain itu yang sangat urgen dari unsur pembangunan peradaban manusi ialah kita bisa melihat kondisi dan keadaan masyarakat saat ini untuk melahirkan masyarakat yang akan datang yang lebih unggul. Disinilah sejarah selalu mempengaruhi corak dari perkembangan setiap fenomena sejarah yang terjadi dalam suatu masyarakat. Sayangnya, kini orang cenderung melihat masa kini dan melupakan sejarah, bahkan dari sejarah pribadinya itu sendiri. Orang pun menjadi tidak berpikir akan sejarah masa depan. Kebanyaka sekarang orang digoda oleh hal yang bersifat kekinian. Apa yang sekarang sedang tren. Mereka menjadi terbius, sehingga yang masa depan tidak pernah sempat terpikirkan. Akibatnya, orang merencanakan sesuatu hanya seadanya saja tanpa berfikir ke arah masa depan yang sifatnya jangka panjang.
Setiap bangsa pasti memiliki sejarahnya sendiri. Tetapi hanya sebagian kecil dari seluruh bangsa di dunia ini yang mengerti dan memahami sejarahnya. Oleh karena itu, kesadaran sejarah pada suatu masyarakat hendaknya mendapat perhatian, sehingga masing – masing individu dalam suatu masyarakat sadar dan memahami akan perjalanan sejarah bangsanya sendiri.Kesadaran sejarah merupakan suatu dimensi historis, dimensi itu memuat konsepsi waktu yang sesungguhnya hanya dimiliki oleh manusia yang berbudaya, karena hanya manusia yang bebudayalah yang dapat mengenal waktu, baik waktu yang obyektif maupun subyektif. Waktu yang obyektif adalah waktu yang dapat didasari bersama dan dapat diakui oleh orang lain. Sedangkan waktu subyektif adalah waktu yang bersifat internal dan di pengaruhi oleh emosi.
Kesadaran sejarah dapat dalami perorangan yang tercermin di dalam memori. Namun, yang lebih penting adalah kesadaran sejarah bersifat kolektif (kelompok), yaitu suatu bentuk pengalaman bersama suatu masyarakat sebagai ungkapan reaksi mereka kepada situasi, baik suatu kebudayaan, politik maupun ekonomi pada masa satu ke masa lain. Misalnya pertumbuhan bangsa indonesia, produk dari pengalaman masyarakat indonesia pada masa lampau yang kemudian menciptakan situasi kebersamaan dalam meraih tujuan bangsa, yaitu Indonesia merdeka.Peristiwa – peristiwa atau kejadian yang dialami oleh suatu masyarakat atau suatu bangsa di masa lampau merupakan pengalaman sejarah yang sangat penting dan berharga bagi bangsa tersebut. Bahkan tokoh – tokoh masyarakat menganjurkan kepada kita untuk belajar dari masa lampau, agar dapat menyongsong keberhasilan di masa kemudian hari. Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno dalam salah satu pidatonya berpesan pada seluruh rakyat Indonesia agar “Jangan sekali – sekali melupakan sejarah”, dan selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan “Jas Merah”
Dengan demikian, sejarah memiliki arti yang sangat pentiing dalam kehidupan sebuah bangsa, karena peristiwa sejarah yang telah terjadi pada masa lampau dari sebuah bangsa itu akan menjadi sebuah pedoman atau pegangan hidup dari bangsa tersebut di masa sekarang dan dimasa depan.

B.     Kegunaan Sejarah

Di tengah masyarakat yang luas, sejarah mempunyai arti dan kegunaan sosial, yaitu memberi kegunaan edukatif (pelajaran), kegunaan yang menimbulkan inspirasi (ilham), dan fungsi rekreatif (rasa yang menyenangkan).

1. Kegunaan edukatif (memberi pelajaran)
Mempelajari sejarah berarti belajar dari pengalaman yang pernah dilakukan masyarakat, baik pada masa sekarang atau masyarakat sebelumnya. Keberhasilan di masa lampau akan dapat memberi pengalaman pada masa sekarang. Sebaliknya, kesalahan masyarakat di masa lampau akan menjadi pelajaran berharga yang harus diwaspadai di masa kini.Dengan mempelajari sejarah, orang dapat menemukan hukum yang menguasai kehidupan manusia, bahkan dengan belajar sejarah kita dapat berbuat bijaksana untuk menghadapi masa depan (ingat belajar sejarah akan bijaksana lebih dahulu). Oleh karena itu, belajarlah dari sejarah karena sejarah dapat mengajarkan kita apa yang telah dilakukan sebelumnya.
Keberhasilan Kerajaan Majapahit akan memberi pelajaran bagi masyarakat sekarang untuk bekerja keras, bersatu dalam satu tujuan untuk mencapai masyarakat adil makmur. Sebaliknya, perang saudara menyebabkan kelemahan negara yang akhirnya meruntuhkan Majapahit (ingat Perang Paregreg di Majapahit). Begitu juga apa sebab di Singasari selalu terjadi pergantian tahta tidak lain disebabkan adanya usaha yang tidak saling membangun tetapi saling menjatuhkan (Ken Arok merebut tahta dari Tunggul Ametung, selanjutnya anak Tunggul Ametung membunuh Ken Arok dan sebaliknya, anak Ken Arok membunuh Anusopati dan begitu seterusnya).

2. Sejarah berguna memberikan inspirasi (ilham kepada kita)
Berbagai kisah sejarah yang terjadi memberikan inspirasi (ilham). Misalnya, Pangeran Diponegoro berusaha melawan dengan sistem gerilya terhadap pasukan Jenderal De Kock, dan selama 5 tahun ia berhasil memorak-porandakan pihak Belanda. Begitu juga perjuangan rakyat Indonesia dalam gerakan nasional yang ditandai lahirnya Budi Utomo memberikan inspirasi bagi kita untuk hidup kreatif, bersatu, dan selalu mengutamakan persatuan untuk tercapainya Indonesia merdeka. Sikap rela berkorban demi persatuan dan berjuang tanpa pamrih telah ditunjukkan oleh para tokoh organisasi pergerakan nasional Indonesia.
Bangsa Indonesia sudah memasuki kebangkitan nasional yang kedua berusaha mengejar ketinggalan dalam era globalisasi ilmu dan teknologi, suatu masa di mana kita harus meningkatkan persatuan serta patriotisme untuk membawa bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dari masa sekarang.

3. Sejarah dapat berguna sebagai rekreatif
Sejarah dapat memberikan kesenangan dan rasa estetis karena penulisan sejarah mampu menarik pembaca berekreasi tanpa beranjak dari tempat. Kita dapat menyaksikan peristiwa-peristiwa yang telah lampau dan jauh terjadinya. Kita seolah-olah mengelilingi negeri jauh dan menyaksikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau, misalnya, pembangunan Taman Bergantung di Babilonia atau Taj Mahal di Agra India. Kita dapat melihat keindahan dan kehebatan masyarakat pada waktu itu. Maka melalui kegunaan rekreatif ini akan mendorong masyarakat untuk maju dan lebih terbuka, dapat bergaul dengan siapa pun, menyenangi ilmu dan teknologi, disiplin, bekerja keras, menghormati hukum, inovatif, produktif, serta mau bekerja sama untuk mencapai cita-cita bangsa.

Proses rekreasi terhadap berbagai peristiwa di masa lampau memungkinkan orang untuk bercermin diri. Orang yang maju pasti akan lebih dinamis sebab melihat adanya masa depan yang cerah yang didasarkan pada pengalaman masa lalu yang indah dan menarik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar